Jadwal Buka Puasa Nisfu Syaban Terbaru

GoShare.Puasa Nisfu Syaban dan Ayyamul Bidh Februari 2024 hari ketiga berlangsung pada hari ini. Berikut jadwal buka puasa untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.


Mesjid


Dalil pelaksanaan puasa Nisfu Syaban bersandar pada hadits yang berasal dari Ali bin Abi Thalib RA yang meriwayatkannya dari Rasulullah SAW. Berikut bunyi haditsnya,


عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ : إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُوْمُوْا لَيْلَهَا وَ صُوْمُوا نَهَارَهَا فَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوْبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ : أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِي فَأَغْفِرَ لَهُ ! أَلَا مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ : أَلَا مُبْتَلَى فَأُعَافِيَهُ ! أَلَا كَذَا ... أَلا كَذَا ... حَتَّى يَطْلُعَ الفَجْرُ

Artinya: Dari Ali bin Abi Thalib RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Apabila tiba malam Nisfu Syaban, salatlah pada malam harinya dan puasalah di siang harinya karena Allah menyeru hamba-Nya di saat tenggelamnya matahari lalu berfiman, 'Adakah yang meminta ampun kepada-Ku? Niscaya Aku akan mengampuninya, adalah yang meminta rezeki kepada-Ku? Niscaya akan memberinya rezeki, adalah yang demikian (maksudnya mengabulkan hajat hamba-Nya) ... Adakah yang demikian.. sampai terbit fajar'." (HR Ibnu Majah dan Baihaqi)

Sebagian ulama berbeda pendapat mengenai kualitas hadits puasa Nisfu Syaban tersebut. Beberapa ada yang menilainya dhaif.

Sementara itu, hadits yang tidak diperdebatkan keshahihannya terdapat pada pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh. Hadits ini diriwayatkan dari Abu Darda RA, ia mengatakan,

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Artinya: "Kekasihku (Rasulullah SAW) berpesan kepadaku agar tidak sekali-kali meninggalkan tiga hal selama hidupku, yaitu puasa tiga hari setiap bulan, salat Dhuha, dan supaya aku tidak tidur sebelum mengerjakan salat Witir." (HR Muslim)

Disebutkan dalam Syarah Riyadhus Shalihin Imam an-Nawawi yang disyarah Musthafa Dib al-Bugha dkk dan diterjemahkan Misbah, tiga hari yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah tanggal 13, 14, dan 15 dalam bulan kamariah. Sebagaimana riwayat Qatadah bin Milhan RA, ia mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَأْمُرُنَا بِصِيَامٍ أَيَّامِ الْبِيضِ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ

Artinya: "Rasulullah SAW menyuruh kami untuk berpuasa pada Ayyamul Bidh yakni tanggal 13, 14, dan 15." (HR Abu Dawud)

Rasulullah SAW pernah bersabda, salah satu sunnah dalam berpuasa adalah menyegerakan berbuka. Jumhur ulama berpendapat waktu berbuka akan tiba setelah terbenamnya matahari.

Untuk memudahkan mengetahui waktu buka puasa tersebut, detikers bisa melihat jadwal buka puasa hari ini, Minggu (25/2/2024).

Jadwal Buka Puasa Hari Ini Pukul 18:16 WIB
Wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya akan memasuki waktu buka puasa pukul 18:16 WIB. Adapun, jadwal salat sebagai berikut:

Imsak: 04:32 WIB
Subuh: 04:42 WIB
Dzuhur: 12:09 WIB
Ashar: 15:16 WIB
Maghrib: 18:16 WIB (waktu buka puasa)
Isya: 19:26 WIB
Jadwal buka puasa wilayah Indonesia lainnya bisa dilihat di sini.

Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah
Umat Islam bisa memanjatkan doa berbuka puasa usai memasuki waktu berbuka. Imam an-Nawawi dalam kitab Al Adzkar yang diterjemahkan Ulin Nuha, menyebutkan sejumlah doa buka puasa yang termuat dalam hadits. Berikut bacaan doa buka puasa menurut riwayat yang kuat,

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah." (HR Abu Dawud dalam Sunan Abu Dawud)

Dalam Sunan Abu Dawud juga terdapat hadits dari Muadz bin Zuhrah yang mengatakan bahwa Nabi SAW jika telah berbuka puasa beliau membaca doa:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu a 'alaa rezekika afthartu

Artinya: "Ya Allah, untukmu aku berpuasa dan atas rezeki-Mu aku berbuka."

Baca juga:
5 Adab Berbuka Puasa Sesuai Sunnah Nabi SAW, Apa Saja?
Dalam kitab Ibnu Sunni juga terdapat bacaan doa buka puasa. Doa ini berasal dari riwayat Ibnu Abbas RA, berikut bacaannya:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Allaahumma laka shumnaa wa 'ala rezekika aftharnaa fataqabbal minnaa innak antas samii'ul 'aliim

Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu kami berpuasa dan atas rezeki-Mu kami telah berbuka, maka terimalah dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Sumber: Dedik.com

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama